![]() |
| Saya Indonesia, Saya Cinta Rupiah |
Perkembangan perekonomian
Indonesia semakin pesat. Rupiah adalah salah satu tolak ukur perekonomian yang
terdapat di Indonesia. Ya, rupiah adalah mata uang resmi yang digunakan sebagai
alat transaksi perekonomian di Indonesia. Transaksi perekonomian di Indonesia
saat ini ialah transaksi tunai dan transaksi non tunai. Salah satu ciri perekomonian Indonesia telah
berkembang ialah adanya transaksi non tunai. Transaksi tunai adalah transaksi
perekonomian yang menggunakan fisik rupiah sebagai alat bertransaksi. Sedangkan
transaksi non tunai adalah transaksi perekonomian yang tidak menggunakan fisik
rupiah sebagai alat transaksi. Fisik rupiah sebagai alat transaksi perekonomian
telah diubah menjadi kertas (cek, giro), kartu (e-money, e-toll), maupun
aplikasi (mobile banking). Tentunya dengan hal tersebut, transaksi perekonomian
di Indonesia akan jauh lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan menggunakan rupiah
dalam bentuk tunai.
Peran rupiah
tidak dapat digantikan seutuhnya, seperti transaksi perekonomian yang dilakukan
di pasar tradisional. Di pasar, transaksi dengan menggunakan rupiah memang
sulit untuk digantikan. Oleh karenanya, peranan fisik rupiah juga sangat
diperlukan. Mulai dari pedagang satu maupun pedagang lain menggunakan rupiah baik
dalam bentuk kertas maupun logam sebagai alat transaksi pembayaran. Selain di
pasar tradisional, peranan rupiah masih sangat dominan digunakan ketika
berbelanja keperluan rumah di pasar swalayan yang keberadaannya menjamur ke
seluruh penjuru Indonesia. Akan tetapi di pasar swalayan, biasanya sudah
terdapat transaksi non tunai dengan menggunakan kartu kredit ATM (Anjungan
Tunai Mandiri). Tinggal digesek, ketikan password
dan nominal transaksi, transaksipun berhasil.
Para pengguna jasa
transportasi umum juga telah banyak yang menggunakan alat transaksi pembayaran
non tunai seperti penggunaan e-money (uang
elektronik). E-Money adalah salah
satu alat transaksi pembayaran yang menggunakan jaringan komputer atau internet.
Jasa transportasi umum yang telah menyediakan fasilitas e-money sebagai alat transaksi pembayarannya ialah Commuter Line jabodetabek dan Busway di Jakarta. Pengguna hanya menempelkan
kartu e-money yang mereka miliki ke
mesin pembaca e-money. Dengan hal
tersebut, tentunya akan mempermudah dan mempercepat proses transaksi pembayaran
sehingga tidak terjadi antrean panjang pengguna jasa transportasi. Nah sangat
efektif dan efisien bukan? Oleh karena itu, peranan rupiah sangatlah penting
baik rupiah dalam bentuk fisik rupiah maupun tidak. Saya Indonesia, saya cinta
rupiah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar